Most Recent

Binda NTB Terus Lakukan Vaksinasi Massal di Kabupaten Lombok Tengah


Lombok Tengah - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) NTB terus bersinergi dengan Dinas Kesehatan wilayah NTB untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat mulai dari Tenaga Kesehatan, Masyarakat Umum, Lansia, Remaja dan anak usia 6-11 tahun. Adapun pemberian vaksinasi hari ini dilakukan di Desa Janapria, Kec. Janapria, Kab. Loteng dengan total sasaran 100 orang. (3/10/2022)

Kepala BIN Daerah (Kabinda) NTB, Wara Winahya mengatakan, kegiatan vaksinasi di provinsi NTB terus diintensifkan. Kegiatan vaksinasi dimassifkan lagi, baik untuk menuntaskan dosis primer maupun untuk mempercepat kenaikan rasio dosis booster.

“Tugas kita adalah memastikan capaian vaksinasi tercapai, kekebalan komunal semakin merata dan meningkat kualitasnya di semua wilayah di NTB. Inilah cara kita berkontribusi pada upaya Bangsa lepas dari pandemi," ujarnya.

Tidak ada cara lain, Binda NTB bersama seluruh pihak terkait harus konsisten meningkatkan capaian jumlah dan cakupan vaksinasi. Jika tidak maka pengendalian pandemi Covid-19 yang terus membaik akan sia-sia.

"Kita harus tuntaskan perjuangan kita melawan pandemi, semoga bisa segera berakhir, atau setidaknya bertransisi menjadi endemi," Sambungnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan prokes 5M. Sebab, prokes menjadi sarana pencegahan yang mudah dan murah untuk masyarakat lakukan. Oleh karena itu mari masyarakat untuk vaksin dan memperketat prokes 5M.

Sesuai dengan Instruksi Presiden, Presiden Jokowi telah mengumumkan bahwa saat ini masyarakat sehat (tidak dalam kondisi sakit flu / batuk) sudah boleh untuk melepas masker di ruang publik. Oleh sebab itu, kegiatan vaksinasi harus terus digencarkan agar masyarakat semakin siap dan tenang saat melepas masker ketika berada di ruang publik.

Redaksi Minggu, 02 Oktober 2022
Masyarakat Lombok Tengah Dapat Pelayanan Vaksinasi BIN NTB

 




Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) NTB terus bersinergi dengan Dinas Kesehatan wilayah NTB untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat mulai dari Tenaga Kesehatan, Masyarakat Umum, Lansia, Remaja dan anak usia 6-11 tahun. Adapun pemberian vaksinasi hari ini dilakukan di Gerai Vaksinasi Binda NTB Di DESA JANAPRIA, KEC. JANAPRIA, KAB. LOTENG dengan total sasaran 100 orang. (2/10/2022)

Kepala BIN Daerah (Kabinda) NTB, Wara Winahya mengatakan, kegiatan vaksinasi di provinsi NTB terus diintensifkan. Kegiatan vaksinasi dimassifkan lagi, baik untuk menuntaskan dosis primer maupun untuk mempercepat kenaikan rasio dosis booster.

“Tugas kita adalah memastikan capaian vaksinasi tercapai, kekebalan komunal semakin merata dan meningkat kualitasnya di semua wilayah di NTB. Inilah cara kita berkontribusi pada upaya Bangsa lepas dari pandemi," ujarnya.

Tidak ada cara lain, Binda NTB bersama seluruh pihak terkait harus konsisten meningkatkan capaian jumlah dan cakupan vaksinasi. Jika tidak maka pengendalian pandemi Covid-19 yang terus membaik akan sia-sia.

"Kita harus tuntaskan perjuangan kita melawan pandemi, semoga bisa segera berakhir, atau setidaknya bertransisi menjadi endemi," Sambungnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan prokes 5M. Sebab, prokes menjadi sarana pencegahan yang mudah dan murah untuk masyarakat lakukan. Oleh karena itu mari masyarakat untuk vaksin dan memperketat prokes 5M.

Sesuai dengan Instruksi Presiden, Presiden Jokowi telah mengumumkan bahwa saat ini masyarakat sehat (tidak dalam kondisi sakit flu / batuk) sudah boleh untuk melepas masker di ruang publik. Oleh sebab itu, kegiatan vaksinasi harus terus digencarkan agar masyarakat semakin siap dan tenang saat melepas masker ketika berada di ruang

Redaksi
Tak Kenal Lelah, Binda NTB Terus Berikan Pelayanan Vaksinasi di Kab. Sumbawa

 


Sumbawa - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) NTB terus bersinergi dengan Dinas Kesehatan wilayah NTB untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat mulai dari Tenaga Kesehatan, Masyarakat Umum, Lansia, Remaja dan anak usia 6-11 tahun. Adapun pemberian vaksinasi hari ini dilakukan di Gerai vaksin di Gerai Vaksin Desa Kerato, Kec. Unter Iwes, Kab. Sumbawa dengan total sasaran 100 orang. (28/09/2022)


Kepala BIN Daerah (Kabinda) NTB, Wara Winahya mengatakan, kegiatan vaksinasi di provinsi NTB terus diintensifkan. Kegiatan vaksinasi dimassifkan lagi, baik untuk menuntaskan dosis primer maupun untuk mempercepat kenaikan rasio dosis booster.


“Tugas kita adalah memastikan capaian vaksinasi tercapai, kekebalan komunal semakin merata dan meningkat kualitasnya di semua wilayah di NTB. Inilah cara kita berkontribusi pada upaya Bangsa lepas dari pandemi," ujarnya.


Tidak ada cara lain, Binda NTB bersama seluruh pihak terkait harus konsisten meningkatkan capaian jumlah dan cakupan vaksinasi. Jika tidak maka pengendalian pandemi Covid-19 yang terus membaik akan sia-sia.


"Kita harus tuntaskan perjuangan kita melawan pandemi, semoga bisa segera berakhir, atau setidaknya bertransisi menjadi endemi," Sambungnya.


Ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan prokes 5M. Sebab, prokes menjadi sarana pencegahan yang mudah dan murah untuk masyarakat lakukan. Oleh karena itu mari masyarakat untuk vaksin dan memperketat prokes 5M.


Sesuai dengan Instruksi Presiden, Presiden Jokowi telah mengumumkan bahwa saat ini masyarakat sehat (tidak dalam kondisi sakit flu / batuk) sudah boleh untuk melepas masker di ruang publik. Oleh sebab itu, kegiatan vaksinasi harus terus digencarkan agar masyarakat semakin siap dan tenang saat melepas masker ketika berada di ruang publik.

Redaksi Selasa, 27 September 2022
GUNA MEMPERCEPAT VAKSINASI, DINAS KESEHATAN DAN BINDA NTB GENCARKAN VAKSINASI MASSAL DI LOMBOK TIMUR


Lombok Timur - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) NTB terus bersinergi dengan Dinas Kesehatan wilayah NTB untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat mulai dari Tenaga Kesehatan, Masyarakat Umum, Lansia, Remaja dan anak usia 6-11 tahun. Adapun pemberian vaksinasi hari ini dilakukan di Gerai vaksin di Desa Sikur Selatan Kec Sikur  Kab. Lombok Timur dengan total sasaran 100 orang. (27/09/2022)

Kepala BIN Daerah (Kabinda) NTB, Wara Winahya mengatakan, kegiatan vaksinasi di provinsi NTB terus diintensifkan. Kegiatan vaksinasi dimassifkan lagi, baik untuk menuntaskan dosis primer maupun untuk mempercepat kenaikan rasio dosis booster.

“Tugas kita adalah memastikan capaian vaksinasi tercapai, kekebalan komunal semakin merata dan meningkat kualitasnya di semua wilayah di NTB. Inilah cara kita berkontribusi pada upaya Bangsa lepas dari pandemi," ujarnya.

Tidak ada cara lain, Binda NTB bersama seluruh pihak terkait harus konsisten meningkatkan capaian jumlah dan cakupan vaksinasi. Jika tidak maka pengendalian pandemi Covid-19 yang terus membaik akan sia-sia.

"Kita harus tuntaskan perjuangan kita melawan pandemi, semoga bisa segera berakhir, atau setidaknya bertransisi menjadi endemi," Sambungnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan prokes 5M. Sebab, prokes menjadi sarana pencegahan yang mudah dan murah untuk masyarakat lakukan. Oleh karena itu mari masyarakat untuk vaksin dan memperketat prokes 5M.

Sesuai dengan Instruksi Presiden, Presiden Jokowi telah mengumumkan bahwa saat ini masyarakat sehat (tidak dalam kondisi sakit flu / batuk) sudah boleh untuk melepas masker di ruang publik. Oleh sebab itu, kegiatan vaksinasi harus terus digencarkan agar masyarakat semakin siap dan tenang saat melepas masker ketika berada di ruang publik.

Redaksi Senin, 26 September 2022
BIN NTB Layani Vaksinasi Di Dompu

 


Guna mencegah peningkatan kasus Covid-19, Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) NTB terus menggelar percepatan vaksinasi massal Covid-19. BINDA NTB bersama Tim Nakes menyediakan fasilitas vaksinasi dengan membuka Gerai Vaksinasi BIN yang tersebar di 7 Kab/Kota di NTB.  Gerai vaksinasi BIN menyasar semua kategori usia meliputi kelompok Remaja, Dewasa dan Lansia.

Sebanyak 2.500 stok vaksin disediakan kepada para peserta vaksinasi masal. Selain membuka Gerai Vaksinasi BIN, kegiatan vaksinasi juga dilakukan secara door to door dengan mengunjungi rumah-rumah  masyarakat di daerah Pedesaan. “ini sebagai upaya untuk memudahkan masyarakat terkhususnya lansia untuk dapat menjangkau layanan vaksinasi Covid-19” kata Kabinda NTB, Wara Winahya S.Sos., M.Si pada 26 September 2022

Langkah proaktif Binda ini sebagai upaya untuk segera menciptkan kekebalan komunal atau Herd Immunity “vaksinasi merupakan salah satu kunci utama untuk membentuk herd immunity, semakin banyak orang tervaksin maka akan lebih cepat terbentuk herd immunity” pungkas Kabinda NTB.

Ia menambahkan dengan telah terbentuk kekebalan komunal masyarakat dapat melakukan aktivitas sehar-hari dengan lebih aman dan terlindung dari ancaman virus Covid-19. “namun dengan tetap dengan menerapkan protokol kesehatan” tegasnya

Meskipun saat ini angka positivity rate di NTB terbilang rendah Wara menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lengah terhadap virus Covid-19 dan masyarakat agar terus menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga dan tetap menerapkan protokol kesehatan. “salah satu Langkah defentif kita terhadap penyakit yaitu dengan berpola hidup sehat” sambungya

Redaksi
BINDA NTB DAN DINAS KESEHATAN LOMBOK BARAT TERUS LAKUKAN VAKSINASI MASSAL

 


LOMBOK BARAT – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) NTB bersama Dinas Kesehatan Kab. Lombok Timur terus bekerjasama dalam melakukan percepatan vaksinasi massal bagi masyarakat, lansia, remaja dan anak usia 6-11 tahun. Kali ini kegiatan vaksinasi dilakukan di Kantor Desa Suka Makmur Kec. Gerung, Kab. Lombok Barat, pada (21/09/2022).

Kepala BIN Daerah (Kabinda) NTB, Wara Winahya mengatakan, kegiatan vaksinasi di provinsi NTB terus diintensifkan. Kegiatan vaksinasi dimassifkan lagi, baik untuk menuntaskan dosis primer maupun untuk mempercepat kenaikan rasio dosis booster.

“Tugas kita adalah memastikan capaian vaksinasi tercapai, kekebalan komunal semakin merata dan meningkat kualitasnya di semua wilayah di NTB. Inilah cara kita berkontribusi pada upaya Bangsa lepas dari pandemi," ujarnya.

Wara menjelaskan bahwa vaksin yang disiapkan oleh Binda NTB bekerjasama dengan Dikes dan Puskesmas adalah vaksin dosis pertama, kedua maupun ketiga. Diprioritaskan kepada masyarakat yang belum melengkapi vaksinnya karena sebagai upaya meminimalisir resiko dampak penyebaran virus Corona varian baru yang muncul menyebar beberapa waktu terakhir.

"Kami terus berupaya menyisir masyarakat yang belum tervaksin sebagai upaya melindungi warga dari ancaman bahaya penyebaran virus varian baru. Salah satu strategi kami adalah menggelar vaksinasi secara terpusat dan door to door," jelas Wara.

Kasus Covid-19 di NTB saat ini memang sudah relatif melandai. Hal ini tidak terlepas dari akselerasi vaksinasi yang telah dilakukan sebelumnya. Namun dengan perkembangan covid-19 terbaru, maka pelaksanaan vaksinasi kembali mesti digenjot khususnya untuk vaksinsai booster.

Selain itu, Wara menambahkan bahwa tidak hanya vaksin yang harus segera dilakukan oleh masyarakat, penerapan prokes secara ketat juga perlu dilakukan. Penerapan prokes dalam aktivitas keseharian sangat penting agar kita tidak lengah dalam menghadapi sebaran Virus Corona dan variannya. (*)


Redaksi Selasa, 20 September 2022
Tingkatkan Capaian, BIN NTB Buka Layanan Vaksinasi Di Dompu


 

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) NTB terus bersinergi dengan Dinas Kesehatan wilayah NTB untuk memberikan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat mulai dari Tenaga Kesehatan, Masyarakat Umum, Lansia, Remaja dan anak usia 6-11 tahun. Adapun pemberian vaksinasi hari ini dilakukan di Kel. Matua, Kec. Woja, Kab. Dompu dengan total sasaran 100 orang. (20/09/2022)


Kepala BIN Daerah (Kabinda) NTB, Wara Winahya mengatakan, kegiatan vaksinasi di provinsi NTB terus diintensifkan. Kegiatan vaksinasi dimassifkan lagi, baik untuk menuntaskan dosis primer maupun untuk mempercepat kenaikan rasio dosis booster.


“Tugas kita adalah memastikan capaian vaksinasi tercapai, kekebalan komunal semakin merata dan meningkat kualitasnya di semua wilayah di NTB. Inilah cara kita berkontribusi pada upaya Bangsa lepas dari pandemi," ujarnya.


Tidak ada cara lain, Binda NTB bersama seluruh pihak terkait harus konsisten meningkatkan capaian jumlah dan cakupan vaksinasi. Jika tidak maka pengendalian pandemi Covid-19 yang terus membaik akan sia-sia.


"Kita harus tuntaskan perjuangan kita melawan pandemi, semoga bisa segera berakhir, atau setidaknya bertransisi menjadi endemi," Sambungnya.


Ia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan prokes 5M. Sebab, prokes menjadi sarana pencegahan yang mudah dan murah untuk masyarakat lakukan. Oleh karena itu mari masyarakat untuk vaksin dan memperketat prokes 5M.


Sesuai dengan Instruksi Presiden, Presiden Jokowi telah mengumumkan bahwa saat ini masyarakat sehat (tidak dalam kondisi sakit flu / batuk) sudah boleh untuk melepas masker di ruang publik. Oleh sebab itu, kegiatan vaksinasi harus terus digencarkan agar masyarakat semakin siap dan tenang saat melepas masker ketika berada di ruang publik.

Redaksi