Most Recent

VAKSINASI UNTUK MASYARAKAT UMUM, BINDA NTB BUKA GERAI VAKSIN DI DOMPU

 


Sebagai upaya menciptakan kekebalan komunal, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) NTB terus menggencarkan kegiatan vaksinasi Covid-19 serentak di 8 Kab/Kota di NTB. Vaksinasi Covid-19 diperuntukkan bagi masyarakat yang belum menerima vaksin baik pada dosis pertama, kedua dan ketiga atau Booster.

Kabinda NTB Wara Winahya S.Sos., M.Si menyampaikan vaksinasi Covid-19 masih sangat penting diberikan sebagai langkah memproteksi diri dari penyebaran virus Sars-Cov-2 yang saat ini telah bermutasi memunculkan varian baru. “hal ini yang mendorong kami (Binda NTB-red) untuk terus berupaya menyediakan layanan vaksinasi di Prov. NTB” ucap Wara pada 17/08/22

Pada hari ini Binda NTB menggelar vaksinasi massal dengan membuka Gerai Vaksinasi BIN yang tersebar di 8 Kab/Kota se NTB dan menargetkan sebanyak 2.750 orang peserta vaksin. Selain mengintesifkan vaksinasi melalui Gerai Vaksinasi, Binda NTB juga memberikan pelayanan vaksinasi secara Door to Door yang ditujukan kepada kelompok masyarakat di daerah 4T (Terdepan, Terluar, Tertinggal dan Terpencil).

Mengutip data Dinas Kesehatan Provinsi NTB per 14 Agustus 2022 terdeteksi 1 orang pasien di Kab. Bima terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini menjadi atensi Binda NTB untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah NTB. “kita antisipasi adanya lonjakan kasus di NTB” lanjut Kabinda NTB.

Ia mengharapkan agar capaian vaksinasi booster di NTB bisa terus ditingkatkan dengan kerjasama semua stakeholder sehingga kekebalan imun di kelompok masyarakat bisa segera tercipta. “terus kita dorong semaksimal mungkin” ungkap Wara.

Wara juga menjelaskan, pelonggaran aktivitas sosial yang saat ini diberikan pemerintah bukan berarti pandemi telah berakhir. Ia meminta masyarakat agar tetap waspada dan jangan lengah dalam penerapan protokol kesehatan “varian virus lainnya masih mengintai disekitar kita” ucap Wara

Redaksi Rabu, 17 Agustus 2022
GERAI VAKSIN BINDA NTB DI KAB. LOMBOK BARAT PERMUDAH WARGA JANGKAU VAKSIN